Pintu Perlintasan Kereta Api Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kab Blitar Dalam Raker Pembahasan RKA 2024 Bersama Dishub

Raker Komisi III DPRD Kab Blitar bersama Dishub bahas RKA 2024

KUPASONLINE.COM – Rapat kerja (Raker) digelar oleh Komisi III DPRD Kabupaten Blitar bersama mitra kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)┬átahun anggaran 2024, di ruang rapat kerja Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (15/11/23).

Usai Raker, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Aryo Nugroho mengatakan, pembahasan RKA 2024 kali ini menghadirkan dua OPD yakni Dinas Perhubungan dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ).

Bacaan Lainnya

Diungkapkannya, raker dengan Dishub ditahun 2024 salah satunya tentang pengadaan palang pintu Kereta Api (KA) mengingat banyaknya terjadi kecelakaan di perlintasan Kereta Api.

Ia menyebut, di Kabupaten Blitar ada sekitar 52 titik yang direncanakan untuk pengadaan palang pintu kereta api.

“Permasalahannya untuk 1 titik palang pintu KA itu dibutuhkan anggaran sekitar 300 juta. Dan setelah itu juga harus ada pegawai yang menjaga palang pintu sekitar 4 orang,” tuturnya.

Dari hasil raker tadi, lanjutnya, Dishub mengungkapkan ada 13 titik prioritas yang sangat urgent membutuhkan palang pintu kereta api.

“Tahun ini kita sudah ada 3 titik hibah dari provinsi. Dan ke depan akan dilaksanakan secara bertahap untuk pengadaan palang Kereta Api,” ujarnya.

Dalam hal ini, Pihaknya berharap kedepan dengan kegiatan pengadaan palang pintu kereta api ini kejadian-kejadian yang tidak diharapkan seperti kecelakaan lalu lintas dengan kereta api bisa diminimalisir.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar Agus Santosa S.sos. M.Si mengatakan, dalam rapat ini tadi membahas tentang rencana kerja dan anggaran Dinas Perhubungan tahun 2024 mendatang.

“Mempedomani tahun 2023 kita tidak banyak berubah, dan program kegiatan hampir sama, untuk nilai penganggarannya juga hampir sama, untuk tahun 2024 senilai 48 milyar.

Dari angka 48 milyar tersebut terbesar nantinya akan untuk pembayaran pajak Penerangan Jalan Umum (PJU),” terangnya. (San)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *