Melalui Bappedalitbang, Pemkab Blitar Jalin Kerjasama Penguatan Perbatasan Infrastruktur Pembangunan dengan Kab Malang

×

Melalui Bappedalitbang, Pemkab Blitar Jalin Kerjasama Penguatan Perbatasan Infrastruktur Pembangunan dengan Kab Malang

Bagikan berita
Foto Melalui Bappedalitbang, Pemkab Blitar Jalin Kerjasama Penguatan Perbatasan Infrastruktur Pembangunan dengan Kab Malang
Foto Melalui Bappedalitbang, Pemkab Blitar Jalin Kerjasama Penguatan Perbatasan Infrastruktur Pembangunan dengan Kab Malang

KUPASONLINE.COM - Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Bappedalitbang jalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malang, terkait persoalan penguatan dalam perbatasan infrastruktur pembangunan.Hal tersebut menjadi poin penting dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan RKPD Kabupaten Malang Tahun 2024 di Pendopo Agung, Senin (27/3/2023).

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Blitar Dr Jumali S.Pd,M.Ap mengatakan, salah satu alternatif pemberdayaan ekonomi daerah perbatasan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Malang yakni meningkatkan kerjasama infrastruktur, terutama jalan."Kami berharap kerja sama infrastruktur jalan, terutama di daerah peningkatan barier dan dikonkretkan agar perekonomian daerah cepat tumbuh, ungkap Dr Jumali S.Pd,M.Ap.

Jumali selebihnya mengatakan, kerjasama pembangunan infrastruktur yakni jalan pembangunan antara Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar menuju Gunung Kawi dan Gunung Kawi menuju Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang."Langkah tersebut dilakukan guna membuka akses kedua daerah dalam rangka memperlancar transportasi dan membuka daerah wisata," tuturnya.

Menurutnya, demikian juga akses daerah sisi selatan."Dimulai dari Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar sampai Kecamatan Donomulyo, batas Kabupaten Malang," papar Jumali.

Pihaknya juga menyampaikan, sedangkan kerjasama lainnya yakni, kedua daerah sama-sama mengajukan peningkatan jalan."Seperti jalan Wlingi Kabupaten Blitar sampai Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang untuk meningkatkan statusnya, dari jalan kabupaten menjadi Jalan Provinsi," tandasnya.

Kalau statusnya dijadikan jalan Provinsi, tentu saja beban kedua daerah menjadi ringan.Karena biaya pemeliharaan dibebankan kepada APBD Provinsi Jawa Timur.

Kedepan, kerjasama kedua daerah tidak hanya infrastruktur tapi juga bidang lain, misalnya pengiriman telur.Kami penghasil telur terbesar di Jatim, bahkan 30% kebutuhan telur nasional, dipasok dari Blitar, pungkas Jumali. ( Lanjutan/San )

 

Editor : Dylan Ikhwan
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini